5 Kota yang Menemukan Program Inovatif Untuk Go Green

5 Kota yang Menemukan Program Inovatif Untuk Go Green – Meskipun ada banyak cara untuk menjadi kan sebuah kota ramah lingkungan, seperti daur ulang dan menggunakan lebih sedikit listrik, beberapa kota menerapkan program yang sangat inovatif dan menciptakan cara-cara baru untuk ramah lingkungan dan mendukung lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Isu lingkungan memangsudah digemakan sejak lama, namun beberapa waktu belakangan bangak orang sangat tertarik akan isu lingkungan dengan merancang berbagai program go green pada kota-kota. Bagi anda yang penasaran mengenai program go green anda bisa melihat lima kota yang mendukung lingkungan untuk bisa jauh lebih bersih dan sehat dengan rogram go green yang mereka buat. Lihat bagaimana kota-kota ini mengubah kota menjadi sebuah kota yang ramah lingkungan.

1. Izmir, Turki
Berkat Fast Company, gembala di Turki barat sekarang menggunakan keledai mereka untuk tetap terhubung online. Gembala ini menambatkan panel surya dan paket baterai ke keledai yang mereka gunakan untuk bepergian dan menggunakan listrik yang dihasilkan untuk tetap online dan menyalakan lampu. Keuntungan dari panel surya ini adalah agar penggembala domba tetap terhubung dengan peradaban dan juga memiliki cahaya ketika hewan mereka melahirkan.

2. Kingston, Jamaika
Kingston, Jamaika, baru-baru ini meluncurkan instalasi energi terbarukan angin dan solar hybrid terbesar di dunia. Dikembangkan oleh WindStream Technologies yang bekerjasama dengan perusahaan situs judi slot online, instalasi ini diharapkan dapat menghemat lebih dari $ 2 juta biaya energi. Instalasi ini menggabungkan 50 perangkat SolarStill WindStream dan beroperasi di atap sebuah firma hukum terkemuka.

3. Burnaby, Kanada
UniverCity Childcare Centre dibuka pada 2012 dan diharapkan menjadi gedung pertama di Kanada yang memenuhi Living Building Challenge, sistem penilaian ketat untuk desain berkelanjutan yang hanya 18 bangunan di seluruh dunia yang memenuhi kriteria. Memenuhi tantangan ini akan berarti bangunan menghasilkan energi sebanyak yang digunakan, mengumpulkan atau mendaur ulang lebih banyak air daripada yang dikonsumsi dan dibangun dan dioperasikan dengan menggunakan bahan beracun, yang bersumber dari lokal mungkin. Pusat ini menyediakan ruang untuk 50 anak prasekolah dan merupakan satu-satunya prasekolah yang mengintegrasikan desain lingkungan maju dengan model pengasuhan anak Reggio Emilia, menekankan tiga guru: pendidik, lingkungan, dan masyarakat.

4. Cannock, Inggris
Supermarket Sainsbury di Cannock akan menjadi toko ritel pertama yang diberdayakan hanya oleh limbah makanan. Sisa makanan dari supermarket yang tidak dapat digunakan oleh mitra amal untuk memberi makan orang dan memasok bank makanan akan diangkut ke pabrik di mana ia akan berubah menjadi gas yang kemudian digunakan untuk menghasilkan listrik untuk toko. Seperti yang dikatakan orang Inggris, toko ini berjalan di atas sampah!

5. Kota New York
Siswa-siswa di NYC mendapatkan tangan kotor mereka belajar cara menanam buah-buahan organik, sayuran dan biji-bijian. Edible Schoolyard NYC adalah program yang dibawa ke sekolah-sekolah umum NYC yang mendidik siswa dari taman kanak-kanak hingga kelas lima tentang nutrisi dan kesehatan yang layak dengan mengintegrasikan kelas kebun dan dapur ke dalam kurikulum sekolah. Program ini bertujuan untuk memerangi obesitas di masa kanak-kanak dan menunjukkan kepada anak-anak praktik makan berkelanjutan. Program ini saat ini memiliki sekolah pamer di Manhattan dan Brooklyn dan didedikasikan untuk membangun satu di semua lima wilayah NYC.

Itulah 5 kota dengan program go green mereka yang sangat inovatif dan bisa menjadi inspirasi berbagai kota lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *